+62 882-2534-7699

kuripankidul89@gmail.com

Kelompok Tani, Garda Depan Jaga Lumbung Pangan Desa Kuripan Kidul

Halo, para pembaharu ketahanan pangan di pelosok desa!

Pendahuluan

Halo warga Desa Kuripan Kidul yang saya banggakan! Sebagai admin website desa kita yang tercinta, saya merasa terhormat untuk mengajak kita semua belajar bersama tentang peran penting kelompok tani dalam menjaga ketahanan pangan desa kita. Kelompok tani, pilar kokoh yang menopang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat kita, berdedikasi untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas di setiap piring makan kita.

Mengapa Kelompok Tani Itu Penting?


Kelompok tani berperan layaknya sebuah benteng yang melindungi ketahanan pangan kita. Di tengah gejolak harga pangan dan iklim yang tak menentu, kelompok tani memastikan bahwa masyarakat kita memiliki akses ke makanan bernutrisi yang terjangkau. Mereka menjadi sumber pengetahuan dan dukungan penting bagi petani kita, memberdayakan mereka dengan teknik pertanian terkini dan membantu mereka mengatasi tantangan yang dihadapi.

Peran Kelompok Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa

  • Meningkatkan Produksi Pangan: Kelompok tani mengoordinasikan upaya petani untuk mengoptimalkan hasil panen, mengurangi limbah, dan meningkatkan efisiensi produksi pangan.
  • Memastikan Distribusi yang Merata: Mereka menjembatani petani dengan konsumen, memastikan distribusi pangan yang adil ke seluruh pelosok desa, sehingga setiap warga memiliki akses ke makanan bergizi.
  • Mempromosikan Pertanian Berkelanjutan: Kelompok tani menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang menjaga kesuburan tanah, keanekaragaman hayati, dan kesehatan lingkungan.
  • Memberdayakan Petani: Mereka menyediakan pelatihan, pendampingan, dan akses ke sumber daya untuk memberdayakan petani meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pertanian mereka.
  • Memfasilitasi Akses ke Pasar: Kelompok tani memfasilitasi akses petani ke pasar, membantu mereka menjual produk mereka dengan harga yang wajar dan membangun kemitraan yang langgeng dengan pembeli.

Manfaat Bergabung dengan Kelompok Tani


Menjadi anggota kelompok tani menawarkan banyak manfaat, di antaranya:

  • Akses ke informasi dan teknologi pertanian terbaru
  • Kesempatan untuk belajar dari petani lain dan berbagi pengalaman
  • Peluang untuk berjejaring dan membangun kemitraan
  • Dukungan dalam mengakses sumber daya dan pendanaan
  • Kontribusi terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan desa

Peran Pemerintah Desa


Pemerintah Desa Kuripan Kidul berkomitmen penuh untuk mendukung kelompok tani. Kami menyediakan sumber daya, pendampingan teknis, dan pelatihan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas mereka. Kami juga menjalin kerja sama dengan lembaga terkait untuk memperkuat kapasitas kelompok tani dan meningkatkan ketahanan pangan desa kita.

Ajakan untuk Bergabung


Warga Desa Kuripan Kidul yang saya hormati, saya sangat mengundang Anda untuk bergabung dengan kelompok tani setempat kita. Mari kita bekerja sama membangun desa yang tangguh dan mandiri pangan, memastikan bahwa setiap warga memiliki akses ke makanan bernutrisi. Bersama-sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah dan sejahtera bagi kita semua.

Peran Kelompok Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa

Ketahanan pangan merupakan isu krusial yang harus menjadi perhatian setiap desa. Salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan adalah keberadaan kelompok tani yang berfungsi sebagai tulang punggung produksi pangan di tingkat desa. Admin Desa Kuripan Kidul berkesempatan mengupas tuntas sejauh mana peran kelompok tani dalam menjaga ketahanan pangan desa.

Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Produksi Pangan

Menerapkan Praktik Budidaya yang Baik

Kelompok tani berperan penting dalam mendiseminasikan praktik budidaya yang baik kepada anggotanya. Melalui pelatihan dan penyuluhan, para petani diajarkan teknik-teknik pertanian modern, seperti pengolahan lahan yang optimal, pemupukan yang tepat, dan pengendalian hama terpadu. Dengan menerapkan praktik-praktik ini, petani dapat meningkatkan produktivitas lahannya dan menghasilkan panen yang berlimpah.

Mengakses Bibit Unggul

Salah satu kendala dalam pertanian adalah akses ke bibit unggul. Kelompok tani menjalin kerja sama dengan penyedia bibit bersertifikasi untuk memastikan anggotanya mendapat akses ke bibit yang berkualitas. Bibit unggul memiliki potensi hasil yang tinggi dan ketahanan terhadap hama penyakit sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

Mengadopsi Teknologi Pertanian

Teknologi pertanian yang berkembang pesat memberikan peluang besar bagi petani untuk meningkatkan produksi. Kelompok tani memfasilitasi anggotanya untuk mengadopsi teknologi ini, seperti penggunaan mesin pertanian, drone untuk pengawasan tanaman, dan sistem irigasi modern. Dengan memanfaatkan teknologi, petani dapat menghemat biaya, meningkatkan efisiensi, dan memaksimalkan hasil panen.

Peran Kelompok Tani dalam Mengatasi Tantangan Pertanian


Mengelola Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit merupakan ancaman besar bagi produksi pertanian. Kelompok tani berperan aktif dalam mengelola hama dan penyakit melalui kegiatan monitoring, pengendalian dini, dan sosialisasi cara-cara pencegahan. Para petani bertukar informasi dan pengalaman dalam mengatasi serangan hama dan penyakit, sehingga dapat meminimalkan dampak negatifnya pada hasil panen.

Adaptasi Perubahan Iklim

Perubahan iklim membawa tantangan baru bagi pertanian. Kelompok tani memfasilitasi anggotanya untuk beradaptasi dengan perubahan iklim, seperti dengan mengganti pola tanam, memanfaatkan varietas tahan kekeringan, dan mengadopsi teknik pertanian konservasi. Dengan demikian, petani dapat menjaga stabilitas produksi pangan meskipun menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

Peran Kelompok Tani dalam Pemberdayaan Masyarakat


Menciptakan Lapangan Kerja

Kelompok tani membuka kesempatan kerja bagi masyarakat desa. Para petani dapat berprofesi sebagai penyedia jasa pertanian, seperti pengolahan lahan, penyemprotan pestisida, dan panen. Selain itu, kelompok tani juga menumbuhkan industri kecil dan menengah, seperti pengolahan hasil pertanian dan produksi pupuk organik.

Meningkatkan Pendapatan Petani

Dengan meningkatkan produktivitas pertanian, kelompok tani membantu meningkatkan pendapatan petani. Petani dapat memperoleh keuntungan lebih besar dari hasil panennya yang melimpah. Peningkatan pendapatan ini tidak hanya berdampak positif bagi petani, tetapi juga bagi ekonomi desa secara keseluruhan.

Membangun Rasa Memiliki

Kelompok tani menjadi wadah bagi petani desa untuk berinteraksi, berdiskusi, dan saling mendukung. Rasa memiliki dan kebersamaan ini sangat penting dalam memajukan pertanian desa dan menjaga ketahanan pangan. Petani merasa termotivasi untuk bekerja sama dan berkontribusi terhadap kemakmuran desa mereka.

Peran Kelompok Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa

Dalam era globalisasi yang serba cepat dan penuh dinamika, ketahanan pangan menjadi isu krusial yang tak dapat diabaikan. Kelompok tani, sebagai pilar penting dalam sektor pertanian, memegang peranan vital dalam menjaga ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat desa. Salah satu peran utama kelompok tani adalah mendorong diversifikasi pangan.

Peran Kelompok Tani dalam Diversifikasi Pangan

Diversifikasi pangan menjadi strategi penting untuk meningkatkan ketahanan pangan. Dengan memperkenalkan berbagai jenis tanaman, kelompok tani memastikan ketersediaan sumber pangan yang bervariasi bagi masyarakat. Tak hanya itu, diversifikasi pangan juga mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat karena menyediakan beragam kandungan nutrisi yang berbeda.

Kelompok tani di Desa Kuripan Kidul telah aktif mempromosikan diversifikasi pangan. Mereka memperkenalkan varietas tanaman yang beragam, seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, dan singkong. Berbagai tanaman ini memberikan sumber karbohidrat, protein, lemak, dan serat yang berbeda, sehingga memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat secara komprehensif.

Peningkatan Ketahanan Pangan Desa

Upaya kelompok tani dalam mendorong diversifikasi pangan memiliki dampak positif terhadap ketahanan pangan desa. Variasi tanaman yang tersedia mengurangi ketergantungan masyarakat pada satu jenis tanaman saja. Saat terjadi gagal panen pada satu jenis tanaman, masyarakat masih memiliki alternatif sumber pangan lain yang dapat diandalkan.

Selain itu, diversifikasi pangan juga memperkuat sistem ketahanan pangan desa. Beragamnya jenis tanaman menciptakan ketahanan ekosistem pertanian. Jika satu tanaman terserang hama atau penyakit, tanaman lain masih dapat bertahan dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Pemberdayaan Masyarakat

Di balik peran pentingnya dalam menjaga ketahanan pangan desa, kelompok tani juga berperan dalam memberdayakan masyarakat. Melalui pelatihan dan pendampingan, kelompok tani membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman yang beragam. Hal ini meningkatkan kemandirian masyarakat dan kemampuan mereka untuk mengatasi tantangan pangan di masa depan.

“Diversifikasi pangan sangat penting bagi desa kita. Dengan menanam berbagai jenis tanaman, kita tidak hanya memastikan ketersediaan makanan tetapi juga mengurangi risiko kelaparan,” ujar Kepala Desa Kuripan Kidul.

Warga desa juga menyambut baik peran kelompok tani dalam mempromosikan diversifikasi pangan. “Kelompok tani telah membantu kami menanam tanaman yang berbeda. Sekarang kami punya pilihan lebih banyak dan keluarga kami mendapat asupan gizi yang lebih baik,” ungkap seorang warga Desa Kuripan Kidul.

Kesimpulannya, peran kelompok tani dalam mendorong diversifikasi pangan sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan desa. Dengan memperkenalkan berbagai jenis tanaman, kelompok tani memastikan ketersediaan pangan yang bervariasi, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, dan memperkuat sistem ketahanan pangan desa. Selain itu, kelompok tani juga memberdayakan masyarakat dengan membekali mereka pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman yang beragam.

Peran Kelompok Tani dalam Manajemen Air dan Tanah

Kita semua mengandalkan persediaan makanan yang aman dan berkelanjutan untuk menopang masyarakat kita yang berkembang. Kelompok tani memainkan peran penting dalam bidang penting ini dengan mengelola air dan tanah secara berkelanjutan. Di Desa Kuripan Kidul, kami menyaksikan langsung bagaimana keterlibatan mereka memastikan ketersediaan air yang cukup dan menjaga kesuburan tanah.

Kelompok tani mengelola sistem irigasi untuk memastikan distribusi air yang merata ke seluruh lahan pertanian. Mereka memantau tingkat air, memperbaiki saluran irigasi, dan mengoordinasikan penggunaan air di antara anggota. Hasilnya, petani dapat mengoptimalkan hasil panen dan mengurangi risiko kekeringan.

Selain itu, kelompok tani menerapkan praktik konservasi tanah untuk mencegah erosi dan mempertahankan kesuburan. Mereka menanam tanaman penutup, menerapkan terasering, dan mengelola kompos untuk meningkatkan struktur tanah dan mengurangi limpasan. Praktik-praktik ini tidak hanya melindungi lahan pertanian berharga, tetapi juga berkontribusi pada ekosistem yang lebih sehat secara keseluruhan.

Kepala Desa Kuripan Kidul mengakui pentingnya peran kelompok tani dalam ketahanan pangan desa. “Mereka adalah penjaga sumber daya alam kita yang paling berharga, memastikan bahwa kita memiliki cukup air dan tanah yang subur untuk generasi mendatang,” katanya.

Seorang warga Desa Kuripan Kidul, Ibu Sari, membagikan pengalamannya sebagai anggota kelompok tani. “Saya telah menyaksikan secara langsung perbedaan yang dapat mereka buat,” ucapnya. “Ladang saya sekarang lebih produktif, dan saya merasa yakin akan masa depan ketahanan pangan keluarga saya.”

Peran Kelompok Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa

Kelompok tani memegang peranan krusial dalam menjaga ketahanan pangan di Desa Kuripan Kidul. Berbagai peran strategis yang diemban kelompok tani menopang ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan pangan yang memadai bagi masyarakat desa.

Peran Kelompok Tani dalam Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit tanaman merupakan faktor penentu dalam optimalisasi hasil panen. Kelompok tani Kuripan Kidul menjalankan program pengendalian hama dan penyakit secara terpadu, melibatkan seluruh anggotanya.

Langkah awal yang dilakukan adalah survei rutin ke lahan-lahan pertanian. Pengamatan intensif dilakukan untuk mengidentifikasi tanda-tanda serangan hama atau penyakit. Jika ditemukan indikasi, kelompok tani segera melakukan tindakan pengendalian.

Metode pengendalian yang diterapkan sangat beragam, mulai dari pengendalian hayati, kimiawi, hingga mekanis. Pengendalian hayati memanfaatkan musuh alami hama, seperti predator dan parasit. Tindakan kimiawi diambil jika serangan hama sudah tidak terkendali. Sementara pengendalian mekanis dilakukan dengan membersihkan gulma dan sisa-sisa tanaman yang menjadi tempat berkembang biak hama.

Kerja sama yang erat antar anggota kelompok tani menjadi kunci keberhasilan pengendalian hama dan penyakit. Pertukaran informasi, koordinasi tindakan, dan pemantauan berkala memastikan hama dan penyakit tidak meluas dan memberikan dampak signifikan pada hasil panen.

“Kami sadar bahwa hama dan penyakit merupakan ancaman serius bagi tanaman kami,” ungkap Ketua Kelompok Tani Kuripan Kidul. “Maka dari itu, kami selalu memonitor kondisi lahan dan bertindak cepat jika ditemukan serangan. Hasilnya, tanaman kami terlindungi dengan baik dan hasil panen kami meningkat.”

Pendampingan Petani

Selain pengendalian hama dan penyakit, kelompok tani juga berperan sebagai pendamping bagi petani. Mereka memberikan pelatihan, bimbingan teknis, dan akses ke teknologi pertanian terkini. Berbagai upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, sehingga dapat mengoptimalkan produktivitas lahan pertanian mereka.

Warga Desa Kuripan Kidul sangat mengapresiasi peran kelompok tani. “Kelompok tani sangat membantu kami. Mereka membagi ilmu dan pengalamannya, sehingga kami bisa bertani dengan lebih baik,” ujar salah satu petani. “Hasil panen kami jadi lebih banyak, dan pendapatan kami juga ikut meningkat.”

Keterlibatan Pemerintah Desa

Pemerintah Desa Kuripan Kidul memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan kelompok tani. Perangkat desa turut aktif berpartisipasi dalam pelatihan dan penyuluhan yang diselenggarakan oleh kelompok tani. Selain itu, pemerintah desa juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung program-program kelompok tani, seperti pembelian pupuk dan alat pertanian.

Kepala Desa Kuripan Kidul mengungkapkan, “Kelompok tani adalah pilar penting dalam ketahanan pangan desa kami. Kami selalu siap mendukung kegiatan mereka, karena kami yakin bahwa dengan kelompok tani yang kuat, kesejahteraan masyarakat kami akan terus meningkat.”

Peran Kelompok Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa

Ketahanan pangan merupakan aspek krusial bagi desa-desa di seluruh Indonesia, termasuk Desa Kuripan Kidul. Salah satu pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan adalah peran strategis kelompok tani. Mereka berfungsi sebagai wadah bagi para petani untuk bertukar pengetahuan, mengadopsi inovasi pertanian, dan meningkatkan keterampilan. Melalui kelompok tani, para petani Desa Kuripan Kidul bahu-membahu untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Peran Kelompok Tani dalam Transfer Pengetahuan dan Inovasi

Peran Kelompok Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa
Source photo.sindonews.com

Kelompok tani ibarat perpustakaan hidup bagi para petani. Mereka menjadi pusat pertukaran informasi dan pengalaman seputar praktik pertanian terbaik. Melalui pertemuan rutin dan diskusi, para petani saling berbagi ilmu tentang teknik budidaya, pemilihan bibit, pengendalian hama, dan pengelolaan lahan yang optimal.

Selain bertukar pengetahuan antar sesama anggota, kelompok tani juga berperan sebagai jembatan antara petani dan penyuluh pertanian. Penyuluh pertanian dapat menyampaikan informasi terbaru tentang teknologi pertanian, varietas unggul, dan cara mengatasi permasalahan pertanian yang dihadapi petani. Dengan demikian, para petani dapat mengakses informasi terkini dan memperkaya wawasan mereka.

Tidak hanya berbagi pengetahuan, kelompok tani juga aktif mengadopsi dan menerapkan inovasi pertanian. Mereka menjalin kerja sama dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi untuk menguji coba dan mengimplementasikan teknologi pertanian terbaru. Inovasi ini dapat berupa penggunaan pupuk organik, sistem irigasi efisien, atau teknik budidaya ramah lingkungan. Melalui adopsi inovasi tersebut, produktivitas pertanian meningkat, sehingga ketahanan pangan desa pun semakin terjamin.

Peran Kelompok Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa

Peran Kelompok Tani dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa
Source photo.sindonews.com

Ketahanan pangan merupakan isu krusial bagi setiap desa, termasuk Kuripan Kidul. Di sinilah peran kelompok tani menjadi sangat penting. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi warga desa. Salah satu cara mereka melakukannya adalah dengan membangun jaringan dan kerjasama dengan lembaga terkait.

Peran Kelompok Tani dalam Membangun Jaringan dan Kerjasama

Kelompok tani di Desa Kuripan Kidul telah menjalin hubungan yang baik dengan berbagai lembaga, baik pemerintah maupun swasta. Mereka bekerja sama dengan dinas pertanian setempat untuk mendapatkan informasi dan pelatihan tentang teknik budidaya terbaru. Selain itu, mereka juga berkoordinasi dengan badan penelitian untuk mengembangkan varietas tanaman yang lebih produktif dan tahan hama.

Jalinan kerjasama ini tidak hanya berhenti di situ. Kelompok tani juga terhubung dengan distributor dan pengepul hasil pertanian. Hal ini memastikan bahwa hasil panen mereka dapat dipasarkan dengan harga yang adil. Dengan adanya jaringan pemasaran yang luas, petani tidak perlu khawatir akan kesulitan menjual produknya.

Perangkat desa Kuripan Kidul sangat mengapresiasi peran kelompok tani dalam membangun jaringan dan kerjasama. Hal ini telah berkontribusi signifikan pada peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan desa secara keseluruhan. “Kerjasama yang baik antara kelompok tani dan lembaga terkait sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pertanian di desa kita,” ujar Kepala Desa Kuripan Kidul.

Warga desa Kuripan Kidul pun mengakui manfaat dari jaringan dan kerjasama yang dibangun oleh kelompok tani. “Dengan adanya kerjasama ini, kami dapat memperoleh bibit tanaman berkualitas tinggi dan pelatihan tentang cara mengolahnya dengan baik. Hal ini tentu sangat membantu kami dalam meningkatkan hasil panen,” ungkap salah seorang warga.

Membangun jaringan dan kerjasama merupakan salah satu cara penting bagi kelompok tani untuk menjaga ketahanan pangan desa. Dengan menjalin hubungan yang baik dengan lembaga terkait, mereka dapat memastikan akses ke informasi, teknologi, dan pasar yang dibutuhkan.

Kesimpulan

Tak perlu dipertanyakan lagi, kelompok tani menjadi tulang punggung ketahanan pangan desa. Mereka memastikan ketersediaan pangan yang memadai, bergizi, dan lestari, menjadi penggerak utama dalam menjaga ketahanan pangan kita. Kelompok tani adalah pahlawan di balik piring kita yang terisi, para pejuang di garis depan yang menjamin kita tidak akan pernah kelaparan.

8. Edukasi dan Pelatihan

Kelompok tani berperan sebagai pusat edukasi, memberikan pelatihan dan bimbingan kepada anggotanya. Mereka mengadakan lokakarya, demonstrasi, dan kunjungan lapangan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertanian. Dengan demikian, petani dapat mengadopsi teknik pertanian modern, meningkatkan hasil panen, dan mengurangi pemborosan.

Contohnya, sejak tahun lalu, kelompok tani di Desa Kuripan Kidul telah mengadakan pelatihan tentang sistem irigasi tetes. Pelatihan ini mengajarkan petani cara menghemat air dan meningkatkan produktivitas tanaman mereka, sehingga berdampak positif pada ketahanan pangan desa.

9. Akses ke Sumber Daya

Kelompok tani juga memfasilitasi akses ke sumber daya pertanian yang penting, seperti bibit, pupuk, dan peralatan. Melalui kemitraan dengan penyedia dan lembaga pemerintah, kelompok tani dapat memperoleh sumber daya ini dengan harga terjangkau, mengurangi biaya produksi bagi petani dan memastikan ketersediaan input pertanian yang berkualitas.

“Kami sangat berterima kasih kepada kelompok tani karena telah memberikan kami akses ke benih unggul,” kata seorang warga Desa Kuripan Kidul. “Benih berkualitas ini telah meningkatkan hasil panen kami secara signifikan dan meningkatkan pendapatan keluarga kami.”

10. Pemasaran Produk

Pemasaran produk pertanian merupakan tantangan tersendiri bagi petani desa. Kelompok tani berperan sebagai fasilitator pemasaran, membantu petani menjual hasil panen mereka secara menguntungkan. Mereka menjajaki pasar, menegosiasikan harga yang adil, dan mengatur saluran distribusi, sehingga petani dapat memperoleh penghasilan layak dan ketahanan pangan desa terjaga.

“Dulu, kami kesulitan menjual hasil panen kami dengan harga yang layak,” kata seorang anggota kelompok tani. “Namun, sejak bergabung dengan kelompok tani, kami dapat mengakses pasar yang lebih luas dan mendapatkan harga yang lebih baik untuk produk kami.”

Hey lur, ayo dong bagi-bagiin artikel dari website Desa Kuripan Kidul (www.kuripankidul.desa.id) ke temen-temen kalian! Biar desa kita makin terkenal di dunia maya.

Ada banyak artikel keren yang bisa kalian baca di sana, mulai dari berita pembangunan desa, kegiatan warga, sampai cerita-cerita seru tentang kehidupan di desa kita. Yuk, buruan kepoin!

Dengan ngebagiin artikelnya, kita bisa bikin Desa Kuripan Kidul makin dikenal dan dikunjungi banyak orang. Siapa tahu nanti desa kita jadi destinasi wisata yang kece abis.

Jadi, jangan cuma dibaca sendiri, bagiin juga artikelnya ke semua orang yang kalian kenal. Biar desa kita jadi makin terkenal dan disegani di mata dunia. #KuripanKidulGoInternational

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca artikel lainnya